Berita

Card image cap
Inovasi Simulasi Tingkatkan Efisiensi Pengeboran Panas Bumi
PGE Jumat 26 Oktober 2018
Jakarta - Pengeboran merupakan ujung tombak bisnis hulu migas dan geothermal. Kegiatan ini berkontribusi besar dalam capital expenditure (CAPEX) PT Pertamina (Persero). RKAP-2018 menunjukkan biaya investasi untuk pengeboran sebesar USD 2.085 juta atau 62,7% dari total ABI kegiatan hulu Pertamina. Berdasarkan data itu, setiap upaya peningkatan effisiensi serta optimasi operasi pengeboran harus menjadi perhatian serius dari para pekerja yang terlibat: mulai dari tahapan perencanaan, fase eksekusi, hingga menara bor dibongkar kembali untuk pindah ke lokasi lain. Hal tersebut akan terwujud manakala tingginya angka non-productive time (NPT) dalam operasi pengeboran dapat ditekan serendah mungkin. Untuk pengeboran sumur panasbumi, penyebab NPT terbesar karena sering terjadinya masalah pipa terjepit (stuck pipe).  Di antara anak perusahaan bidang Hulu (APH) Pertamina sepanjang 2015 hingga 2017, kasus pipa terjepit terbesar dialami oleh PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) yaitu 56% dari total NPT. Hal tersebut berdampak pada peningkatkan drilling cost sebesar USD 849.900 per sumur. “Stuck pipe sering terjadi pada operasi pengeboran panas bumi karena trayeknya kerap melewati zona loss circulation sehingga serbuk bor (cutting) tidak terangkat ke permukaan. Akumulasi cutting dengan konsentrasi besar akan menumpuk pada rangkaian pipa bor (pack off) yang berakibat pipa terjepit,” ungkap Zainuddin Salman, Senior Specialist Drilling Upstream Technical Center (UTC). Menurut Zainuddin, kondisi tersebut sebenarnya bisa diatasi dengan cara melakukan pengeboran aerasi (pengeboran dengan menggunakan udara dan fluida). Yaitu, menciptakan kondisi under balanced di dalam sumur sehingga cutting pengeboran dapat terangkat ke permukaan. Namun, masalahnya dalam operasi aerated selama ini masih menggunakan metode konvensional, dengan desain parameter dilakukan secara trial dan error. Akibatnya, dari sisi engineering practice tidak mendapatkan desain yang baik, hasil pun tidak optimal karena cutting tidak terangkat sepenuhnya. “Mengantisipasi permasalahan tersebut kami melakukan suatu inovasi dengan merancang perangkat lunak dinamakan Pertamina Aerated Drilling Simulator (PADSim). Tujuannya, untuk optimasi desain parameter pengeboran aerasi pada pengeboran sumur-sumur geothermal. Optimasi dilakukan dari fase pre-drilling, saat operasi, dan pasca-drilling atau post mortem,” tambah Zainuddin. Lebih lanjut, Zainuddin menjelaskan dalam desain aerated drilling PADSim digunakan metode Boyun Guo untuk melakukan evaluasi data sumur panas bumi. Simulasi penggunaan perangkat lunak PADSim dimulai dengan mengumpulkan data yang dibutuhkan sebagai parameter dalam skenario pemodelan. Selanjutnya, di-input kedalam PADSim. Hasil simulasi yang diperoleh berupa data berikut: ECD (equivalent circulating density), ESD (equivalent static density), ECD-ESD, Ann.Dynamic P (annular dynamic pressure), Ann.Static P (annular static pressure), Dynamic-Static, Mix Density, Annular Velocity, Kinetic Energy, dan Gas-Liquid Rate Window (Working Window Area). Indikator keberhasilan dari hasil simulasi ini, apabila keadaan sudah under balance dan parameter yang digunakan pada good working window area, maka parameter tersebut dapat menjadi acuan dalam operasi penerapan aerated drilling pada sumur panas bumi. Penentuan parameter pengeboran aerasi dengan PADSim, mampu menurunkan NPT akibat pipa terjepit sebesar 71% (110 jam) dari total NPT semula 56% (156 jam), menjadi 17% (46 jam). Ujungnya, drilling cost berhasil hemat hingga 59,6% atau USD 506.900/sumur dari USD 849.900/sumur, dengan total value creation USD 4,6 juta. “PADSim ini sudah diaplikasikan pada sembilan sumur pengeboran geothermal PGE di Lapangan Ulubelu, Hululais, Bukit Daun, dan Lumut Balai,” pungkas Zainuddin.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Tanggal
Judul
12 Desember 2019 13 Tahun PGE : PGE dan Digitalisasi Panas Bumi Indonesia
27 November 2019 Pertamina Geothermal Energy Raih 3 Penghargaan TOP Digital Awards 2019
26 November 2019 13 Tahun PGE : Seminar Dan Launching Buku “Geothermal : Beyond Energy”
23 November 2019 13 Tahun PGE: Senior Visit Ulubelu
22 November 2019 13 Tahun PGE: Pencapaian PGE dalam Acara Forum Hulu 2019
15 Juli 2019 PT Pertamina Geothermal Energy Raih Penghargaan Siaga Bencana dari Kementerian ESDM
02 Juli 2019 PLTP Lumut Balai Unit 1 Ditargetkan COD Agustus 2019
16 Mei 2019 PT Pertamina Geothermal Energy Berbagi Keberkahan
16 Mei 2019 Safari Ramadhan, Direktur Utama PGE serahkan bantuan senilai lebih dari Rp. 120 juta dan 110 Alquran serta Iqro
14 Mei 2019 Hijrah Meraih Berkah PGE Area Lahendong
10 Mei 2019 RUPS PT Pertamina Geothermal Energy Angkat F.X Sutijastoto dan Faried Utomo sebagai Komisaris Perseroan
10 Mei 2019 Kinerja 2018 PT Pertamina Geothermal Energy Capai Target KPI
30 Maret 2019 PT Pertamina Geothermal Energy Tegaskan Komitmen Kembangkan Geothermal Indonesia di Forum Internasional
30 Maret 2019 PT Pertamina Geothermal Energy Dinobatkan Sebagai Big Corporate dengan Pengelolaan Risiko Terbaik 2019
29 Maret 2019 Kembangkan Potensi Lokal, PGE Area Karaha Luncurkan Program Ecovillage
21 Maret 2019 Satukan Sinergi, PT Pertamina Geothermal Energy Adakan Rakor Corporate Secretary
07 Februari 2019 PGE Area Karaha Peringati Bulan K3
03 Februari 2019 PGE Area Lahendong Tanggap Bencana Banjir Manado
21 Januari 2019 Management PGE Goes to Community : Olahraga Bersama Masyarakat Pangolombian
21 Januari 2019 Komitmen PGE Sebagai Garda Terdepan Dalam Pengembangan Panas Bumi
21 Januari 2019 PT Pertamina Geothermal Energy Operasikan Demonstration PLTP Binary Cycle
16 Januari 2019 Direktur Hulu Pertamina Management Walkthrough ke Proyek Lumut Balai PGE
15 Januari 2019 PGE Area Hululais Bantu Fasilitas Air Bersih untuk Masyarakat Lebong Selatan
26 Oktober 2018 Kiprah PT Pertamina Geothermal Energy sebagai Penghasil Energi Bersih dalam Clean Development Mechanism
24 September 2018 Simulasi Penanganan Bencana di Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong
17 September 2018 Peluncuran Wajah Baru Website Pertamina Geothermal Energy
17 September 2018 IIGCE 2018: Berdayakan Geothermal untuk Keberlanjutan Energi Indonesia
10 September 2018 Pertamina Geothermal Energy Realistis Hasilkan 1.300 MW Hingga 2030
25 Juli 2018 PGE Berbagi Strategi 7 Tahun Pertahankan PROPER Emas
23 Juli 2018 Keberhasilan Program Emission Reduction Melalui Clean Development Mechanism (CDM) Di PT Pertamina Geothermal Energy
17 Mei 2018 Tim SAMS Pertamina Geothermal Energy Juara Paper Competition 2018
09 Mei 2018 PT Pertamina Geothermal Energy Gelar Workshop Penyusunan Risalah Batch I CIP
07 Mei 2018 PLTP Karaha Unit 1 Terangi 33 Ribu Rumah di Tasik dan Sekitarnya
23 April 2018 PGE: Mainkan Jurus Efisiensi Jaring Laba Tinggi
09 April 2018 Tingkatkan Keandalan Operasional PGE dengan SAMS
26 Maret 2018 2017, Pertamina Geothermal Energy Bukukan Laba Tertinggi dalam Lima Tahun
12 Februari 2018 Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Karaha Ditargetkan Beroperasi Akhir Februari 2018
29 Januari 2018 Pengeboran Sumur Eksplorasi Proyek Bukit Daun Terus Dilakukan
22 Januari 2018 PGE Luncurkan Aplikasi SAMS