Berita

Card image cap
Kiprah PT Pertamina Geothermal Energy sebagai Penghasil Energi Bersih dalam Clean Development Mechanism
PGE Jumat 26 Oktober 2018
Jakarta - PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) sebagai perusahaan yang mengembangkan pembangkitan clean energy dan ramah lingkungan mengelola 14 wilayah kerja dengan total kapasitas terpasang sampai dengan saat ini sebesar 617 MW. Dengan kapasitas terpasang sebesar itu, terdapat potensi pengurangan emisi karbon sebesar 2,58 juta ton CO2e/ tahun dan sudah masuk dalam mekanisme Clean Development Mechanism (CDM). Direktur Utama PGE Ali Mundakir menjelaskan, CDM merupakan suatu proyek dengan fungsi menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang dapat bermanfaat secara ekonomi dan dapat mengurangi pemanasan global untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia pada Konferensi Iklim PBB tahun 2015 (COP-21) di Paris untuk penurunan karbon emisi sebesar 29% sampai dengan tahun 2030, bahkan memungkinkan sampai sebesar 41% jika mendapatkan dukungan internasional. “Hingga saat ini, kami mengelola tujuh proyek CDM. Bahkan enam proyek CDM PGE telah terdaftar di United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC), yakni proyek CDM PLTP Kamojang Unit 4, Ulubelu Unit 3 & 4, Lumut Balai Unit 1 & 2, Lumut Balai Unit 3 & 4, Kamojang Unit 5 serta Karaha Unit 1. Sedangkan untuk Proyek Lahendong Unit 5 & 6 sedang dalam proses registrasi pada mekanisme voluntary carbon” jelasnya. Ali menegaskan, upaya PGE dalam meningkatkan manfaat terkait dengan pengurangan emisi karbon tidak berhenti pada terdaftarnya proyek CDM PGE di UNFCCC. “Dalam pelaksanaannya, kami berupaya agar kredit karbon dapat memiliki kualitas lebih baik, kompleksitas yang tinggi dan memberikan manfaat bagi pembangunan berkelanjutan. Hal ini diperoleh dengan mengupayakan kredit karbon mencapai Gold Standard/GS (atau sekarang disebut sebagai Gold Standard for the Global Goals) berdasarkan benchmark dari Gold Standard Foundation. Bahkan kami berhasil mendaftarkan lima proyek CDM sebagai CDM Gold Standard yang merupakan proyek CDM Gold Standard pertama di Indonesia,” imbuhnya. Selain itu, PGE juga telah mendaftarkan proyek CDM-nya menggunakan mekanisme yang bersifat voluntary yakni Verified Carbon Standard atau VCS. Mekanisme VCS merupakan alternatif pengembangan kontribusi pengurangan emisi karbon, khususnya pada pasar voluntary dengan tetap mensyaratkan adanya kontribusi terhadap aspek lingkungan dan sosial selain aspek potensi penurunan emisi. Dengan potensi karbon kredit yang telah dicapai tersebut, dan mempertimbangkan tingkat kepedulian negara-negara di dunia yang semakin meningkat terhadap pemanfaatan energi bersih dan pengurangan emisi karbon, PGE berharap pasar CDM bisa lebih baik dan lebih stabil pada tahuntahun mendatang, sehingga potensi karbon kredit PGE dapat dikomersialisasi dengan lebih baik. “Sebagai contoh, pada periode monitoring 16 Desember 2010 sampai dengan 28 Februari 2011 untuk CDM Kamojang 4, potensi pengurangan emisi karbon yang telah diterbitkan dalam bentuk Certified Emission Reduction (CER) dan telah berhasil dikomersialisasikan sebesar 92.691 ton CO2e. Pada waktu itu, harga CER per ton CO2e sekitar 4-14 Euro. Hal ini menjadi prestasi tersendiri bagi PGE karena menjadi anak perusahaan Pertamina yang pertama kali berhasil mendaftarkan proyek CDM dan berhasil menerbitkan sertifikat Emission Reduction,” pungkas Ali. Dalam perkembangan beberapa tahun belakangan ini, pasca berakhirnya Protokol Kyoto pada tahun 2012, beberapa kebijakan terkait perubahan iklim dari beberapa negara telah mempengaruhi Pasar Kyoto dan memberikan dampak tertekannya harga karbon kredit. Namun bagi PGE kondisi tersebut dipandang sebagai sebuah tantangan untuk tetap berupaya memberikan kontribusi terbaik dalam aspek penurunan emisi karbon, dengan tetap aktif dan berkomitmen menjalankan seluruh Proyek CDM yang tersebar di berbagai wilayah kerja PGE.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Tanggal
Judul
12 Desember 2019 13 Tahun PGE : PGE dan Digitalisasi Panas Bumi Indonesia
27 November 2019 Pertamina Geothermal Energy Raih 3 Penghargaan TOP Digital Awards 2019
26 November 2019 13 Tahun PGE : Seminar Dan Launching Buku “Geothermal : Beyond Energy”
23 November 2019 13 Tahun PGE: Senior Visit Ulubelu
22 November 2019 13 Tahun PGE: Pencapaian PGE dalam Acara Forum Hulu 2019
15 Juli 2019 PT Pertamina Geothermal Energy Raih Penghargaan Siaga Bencana dari Kementerian ESDM
02 Juli 2019 PLTP Lumut Balai Unit 1 Ditargetkan COD Agustus 2019
16 Mei 2019 PT Pertamina Geothermal Energy Berbagi Keberkahan
16 Mei 2019 Safari Ramadhan, Direktur Utama PGE serahkan bantuan senilai lebih dari Rp. 120 juta dan 110 Alquran serta Iqro
14 Mei 2019 Hijrah Meraih Berkah PGE Area Lahendong
10 Mei 2019 RUPS PT Pertamina Geothermal Energy Angkat F.X Sutijastoto dan Faried Utomo sebagai Komisaris Perseroan
10 Mei 2019 Kinerja 2018 PT Pertamina Geothermal Energy Capai Target KPI
30 Maret 2019 PT Pertamina Geothermal Energy Tegaskan Komitmen Kembangkan Geothermal Indonesia di Forum Internasional
30 Maret 2019 PT Pertamina Geothermal Energy Dinobatkan Sebagai Big Corporate dengan Pengelolaan Risiko Terbaik 2019
29 Maret 2019 Kembangkan Potensi Lokal, PGE Area Karaha Luncurkan Program Ecovillage
21 Maret 2019 Satukan Sinergi, PT Pertamina Geothermal Energy Adakan Rakor Corporate Secretary
07 Februari 2019 PGE Area Karaha Peringati Bulan K3
03 Februari 2019 PGE Area Lahendong Tanggap Bencana Banjir Manado
21 Januari 2019 Management PGE Goes to Community : Olahraga Bersama Masyarakat Pangolombian
21 Januari 2019 Komitmen PGE Sebagai Garda Terdepan Dalam Pengembangan Panas Bumi
21 Januari 2019 PT Pertamina Geothermal Energy Operasikan Demonstration PLTP Binary Cycle
16 Januari 2019 Direktur Hulu Pertamina Management Walkthrough ke Proyek Lumut Balai PGE
15 Januari 2019 PGE Area Hululais Bantu Fasilitas Air Bersih untuk Masyarakat Lebong Selatan
26 Oktober 2018 Inovasi Simulasi Tingkatkan Efisiensi Pengeboran Panas Bumi
24 September 2018 Simulasi Penanganan Bencana di Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong
17 September 2018 Peluncuran Wajah Baru Website Pertamina Geothermal Energy
17 September 2018 IIGCE 2018: Berdayakan Geothermal untuk Keberlanjutan Energi Indonesia
10 September 2018 Pertamina Geothermal Energy Realistis Hasilkan 1.300 MW Hingga 2030
25 Juli 2018 PGE Berbagi Strategi 7 Tahun Pertahankan PROPER Emas
23 Juli 2018 Keberhasilan Program Emission Reduction Melalui Clean Development Mechanism (CDM) Di PT Pertamina Geothermal Energy
17 Mei 2018 Tim SAMS Pertamina Geothermal Energy Juara Paper Competition 2018
09 Mei 2018 PT Pertamina Geothermal Energy Gelar Workshop Penyusunan Risalah Batch I CIP
07 Mei 2018 PLTP Karaha Unit 1 Terangi 33 Ribu Rumah di Tasik dan Sekitarnya
23 April 2018 PGE: Mainkan Jurus Efisiensi Jaring Laba Tinggi
09 April 2018 Tingkatkan Keandalan Operasional PGE dengan SAMS
26 Maret 2018 2017, Pertamina Geothermal Energy Bukukan Laba Tertinggi dalam Lima Tahun
12 Februari 2018 Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Karaha Ditargetkan Beroperasi Akhir Februari 2018
29 Januari 2018 Pengeboran Sumur Eksplorasi Proyek Bukit Daun Terus Dilakukan
22 Januari 2018 PGE Luncurkan Aplikasi SAMS