Profil

Nama Perusahaan
PT Pertamina Geothermal Energy
Tanggal Pendirian
12 Desember 2006
Bidang Usaha
Pengusaha Tenaga Panas Bumi
Produk
Uap dan Listrik
Status
Anak Perusahaan PT Pertamina (Persero)
Kepemilikan Saham
91,09% PT Pertamina (Persero)
8,91% PT Pertamina Pedeve Indonesia
Kantor Pusat
Menara Cakrawala lantai 15
Jl. MH Thamrin No. 9 Jakarta Indonesia 10340
Phone: (62-21) 398 33 222
Fax: (62-21) 398 33 230
Email: pcc@pertamina.com
Dasar Hukum Pendirian
Akta Pendirian Perusahaan Nomor 10 Tanggal  12 Desember 2006 dan telah mendapat pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. W7-00089 HT.01.01-TH.2007.
Akta Perubahan terakhir, Akta Nomor 33 tanggal 18 April 2016, dan telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan Nomor AHU-0009152.AH.01.01 Tahun 2016 tanggan 15 Mei 2016 serta telah mendapat penerimaan pemberitahuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Nomor AHU-AH.01.03.0048386 tanggal 15 Mei 2016.
Nama Perusahaan
PT Pertamina Geothermal Energy
Tanggal Pendirian
12 Desember 2006
Bidang Usaha
Pengusaha Tenaga Panas Bumi
Produk
Uap dan Listrik
Status
Anak Perusahaan PT Pertamina (Persero)
Kepemilikan Saham
91,09% PT Pertamina (Persero)
8,91% PT Pertamina Pedeve Indonesia
Kantor Pusat
Menara Cakrawala lantai 15
Jl. MH Thamrin No. 9 Jakarta Indonesia 10340
Phone: (62-21) 398 33 222
Fax: (62-21) 398 33 230
Email: pcc@pertamina.com
Dasar Hukum Pendirian
Akta Pendirian Perusahaan Nomor 10 Tanggal  12 Desember 2006 dan telah mendapat pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. W7-00089 HT.01.01-TH.2007.
Akta Perubahan terakhir, Akta Nomor 33 tanggal 18 April 2016, dan telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan Nomor AHU-0009152.AH.01.01 Tahun 2016 tanggan 15 Mei 2016 serta telah mendapat penerimaan pemberitahuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Nomor AHU-AH.01.03.0048386 tanggal 15 Mei 2016.

Sejarah

Sebagai anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang didirikan pada tahun 2006, Perusahaan bergerak di bidang pemanfaatan energi panas bumi berdasarkan Akta Nomor 10 tanggal 12 Desember 2006 dan mendapat pengesahan dari  Menteri  Hukum  dan  Hak  Asasi  Manusia  Republik Indonesia tertanggal 3 Januari 2007. Sejak didirikan hingga saat ini, PERUSAHAAN belum pernah melakukan perubahan nama. Pemanfaatan energi panas bumi di Indonesia telah dimulai sejak tahun 1974, dengan adanya aktivitas eksplorasi dan eksploitasi oleh Pertamina yang mengidentifikasi 70 wilayah panas bumi di nusantara, yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik.

1974
Penugasan pemerintah kepada Pertamina untuk melakukan survei sumber panas bumi dan melakukan eksplorasi serta eksploitasi untuk menghasilkan energi listrik berdasarkan UU No.8 tahun 1971 jo. Keppres 64/ 1971 jo. Keppres 16/1974
1983, PLTP Area Kamojang unit I resmi beroperasi, berkapasitas 30 MegaWatt (MW) dengan memanfaatkan energi panas bumi dari lapangan Kamojang Provinsi Jawa Barat.

1987, PLTP Area Kamojang Unit II & III (2 x 55 MW) Mulai beroperasi secara komersial.
1983
2001
Pada tanggal 21 Agustus 2001 PLTP Lahendong Unit I berkapasitas 20 MW beroperasi, memanfaatkan energi panas bumi dari Lapangan Lahendong, Provinsi Sulawesi Utara.
PLTP Area Sibayak Monoblok resmi beroperasi, berkapasitas 2 MegaWatt (MW) yang terletak di WKP  Gunung  Sibayak-Gunung  Sinabung, Provinsi Sumatera Utara.
1996
2006

PT Pertamina Geothermal Energy didirikan sebagai anak perusahaan PT Pertamina (Persero), yang mengelola kegiatan usaha di bidang panas bumi. Pendirian Perusahaan berdasarkan Akta No. 10 tanggal 12 Desember 2006, dan telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Nomor W7-00089HT.01.01- TH.2007 tertanggal 3 Januari 2007.

PLTP Area Lahendong unit II resmi beroperasi, berkapasitas 20 MegaWatt (MW) yang terletak di WKP Lahendong, Provinsi Sulawesi Utara.
2007
2009
PLTP Area Lahendong unit III resmi beroperasi, berkapasitas 20 MegaWatt (MW) yang terletak di WKP Lahendong, Provinsi Sulawesi Utara.
PLTP Area Kamojang unit IV resmi beroperasi, berkapasitas 60 MegaWatt (MW) yang terletak di WKP Kamojang, Provinsi Jawa Barat.

PLTP Area Sibayak unit I dan II resmi beroperasi, berkapasitas 2 x 5 MegaWatt (MW) yang terletak di WKP Gunung Sibayak-Gunung Sinabung, Provinsi Sumatera Utara.
2008
2011

PLTP Area Lahendong unit IV resmi beroperasi, berkapasitas 20 MegaWatt (MW) yang terletak di WKP Lahendong, Provinsi Sulawesi Utara.

PGE Area Ulubelu Unit I & II (2x55 MW) mulai beroperasi komersial, WKP ini terletak di Ulubelu,Lampung. Diresmikan oleh Presiden RI  pada 6 Desember 2012.
2012
2016
PLTP Lahendong Unit V & VI (2 x 20 MW) Sulawesi Utara dan PLTP Ulubelu Unit III (55 MW) Lampung mulai beroperasi komersial. Diresmikan oleh Presiden RI pada 27 Desember 2016.
PGE Area Kamojang Unit V (35 MW) mulai beroperasi komersial, WKP ini terletak di WKP Kamojang, Provinsi Jawa Barat. Diresmikan oleh Presiden RI pada 5 Juli 2015.
2015
2017
PLTP Ulubelu unit IV berkapasitas 55 MW resmi beroperasi secara komersial pada 25 Maret 2017
PLTP Karaha Unit I berkapasitas 30 MW telah beroperasi secara komersial pada 6 April 2018
2018

Visi

2021

Leading Geothermal Company In Asia

2025

World Class Geothermal Energy Enterprise

Misi

Melaksanakan pengelolaan operasi dan portofolio usaha Geothermal secara Profesional yang Berwawasan Lingkungan dan Memberikan Nilai Tambah bagi Stakeholder.

Manajemen

Generic placeholder image

Herutama Trikoranto

Pendidikan Universitas Angkatan
Doktor di bidang Petroleum Engineering Doktor di bidang Petroleum Engineering Texas A&M University, Amerika Serikat
Magister Teknik dari Jurusan Teknik Perminyakan Magister Teknik dari Jurusan Teknik Perminyakan Institut Teknologi Bandung
Sarjana dari Jurusan Teknik Geologi Sarjana dari Jurusan Teknik Geologi Institut Teknologi Bandung
Karir Tahun
Senior Vice President Research & Technology Center PT. Pertamina (Persero) Tahun 2017- hingga saat ini
Development Director PT. Pertamina EP 2015-2017
Vice President Exploitation PT. Pertamina EP 2013-2015
General Manager UBEP Sangasanga & Tarakan PT. Pertamina EP 2011-2013
Manajer Senior Eksploitasi Region Sumatera PT. Pertamina EP 2009-2011
Generic placeholder image

Rida Maulana

Pendidikan Universitas Angkatan
S1 Teknik Tambang Minyak 1992 S1 Teknik Tambang Minyak Institut Teknologi Bandung 1992
S2 Teknik Pertambangan 1998 S2 Teknik Pertambangan London University 1998
Karir Tahun
Planning and Cooperation Bureau 2010 - 2013
Direktur Jenderal Energi Baru dan Terbarukan dibawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral 2013 – sekarang
Sekretaris Direktorat Oil dan Gas di Lembaga Minyak dan Gas (LEMIGAS), 2009
Generic placeholder image

Faried Utomo

Pendidikan Universitas Angkatan
S2 Ilmu Hukum 2003 S2 Ilmu Hukum Universitas Indonesia 2003
S1 Ilmu Hukum 1988 S1 Ilmu Hukum Universitas Sebelas Maret 1988
Karir Tahun
Deputi Bidang Administrasi 2015 - saat ini
Staf Ahli Sekretaris Kabinet Bidang Riset, Teknologi, Komunikasi dan Informasi 2014
Asisten Deputi Bidang Materi Persidangan 2011
Kepala Biro Aparatur Negara, Pemerintah Daerah dan Kesejahteraan Rakyat pada Deputi Sekretaris Kabinet Bidang Hukum 2006
Plt. Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan 2004
Kepala Bagian Aparatur Negara pada Biro Peraturan PUU Deputi Sekretaris Kabinet Bidang Hukum dan PUU 2004
Staf pada Sub Bagian Penelitian IV Biro Hukum dan Perundang-undangan 1989
Generic placeholder image

Arief Wahidin Soedjono

Pendidikan Universitas Angkatan
S1 Teknik Geologi 1988 S1 Teknik Geologi Universitas Padjajaran 1988
Karir Tahun
VP Exploration Optimization PT PERTAMINA (PERSERO) 2018
Strategic Advisor Exploration & New Discovery Project PT PERTAMINA EP 2015
General Manajer Pondok Makmur Development Project PT PERTAMINA EP 2011
Senior Manager Pafe Rengasdengklok Development Project PT PERTAMINA EP 2009
Generic placeholder image

Ali Mundakir

Pendidikan Universitas Angkatan
S2 Teknik Mesin 2011 S2 Teknik Mesin University of Auckland 2011
S1 Teknik Mesin 1991 S1 Teknik Mesin Universitas Brawijaya 1991
Karir Tahun
Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy 2015-2018
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) tahun 2012-2015
Corporate Secretary PT Pertamina Drilling Service Indonesia 2011-2012
Manager Relations PT Pertamina Hulu Energi 2008-2011
BOD Support PT Pertamina (Persero) 2002-2008
Generic placeholder image

Khairul Rozaq

Pendidikan Universitas Angkatan
S1 Teknik Kimia 1990 S1 Teknik Kimia Universitas Sriwijaya Palembang 1990
Karir Tahun
Manager Operasi Produksi Area Kamojang 2007-2009
General Manager Area Ulubelu 2013
General Manager Area Lahendong 2011-2013
General Manager Area Sibayak 2009-2011
Generic placeholder image

Maizar Yanto

Pendidikan Universitas Angkatan
S2 Ekonomi Akuntansi 1996 S2 Ekonomi Akuntansi Universitas Indonesia 1996
S1 Ekonomi Akuntansi 1987 S1 Ekonomi Akuntansi Universitas Indonesia 1987
Karir Tahun
VP Tax di Kantor Pusat Pertamina 2011
Manager Financial Reporting di Kantor Pusat Pertamina Direktorat Keuangan 2011
Manajer Akuntansi Manajemen di Kantor Pusat Pertamina 2009
Manajer Kontroller di Manajer Keuangan di Direktorat Keuangan 2008
Manajer Keuangan di UPms V Surabaya 2006
Manajer Keuangan di UPms I Medan Polonia 2006
Ahli Utama Bank Sistem & Kebijakan Keuangan di Direktorat Keuangan 2005
Kelompok Ahli Kajian Sistem Kebijakan Keuangan di Direktorat Keuangan 2003
Assistant Manager Pendanaan Investasi di Direktorat Keuangan - PI 2001
Generic placeholder image

Eko Agung Bramantyo

Pendidikan Universitas Angkatan
S1 Teknik Mesin Trisakti University S1 Teknik Mesin Universitas Trisakti Trisakti University
Karir Tahun

Kegiatan Usaha

Berdasarkan Anggaran Dasar, Perusahaan didirikan dengan maksud menyelenggarakan usaha di bidang panas bumi dari sisi hulu dan/atau sisi hilir, baik di dalam maupun di luar negeri serta kegiatan usaha lain yang terkait atau menunjang kegiatan usaha di bidang panas bumi tersebut dengan menerapkan prinsip-prinsip perseroan.

Kegiatan Usaha

Berdasarkan Anggaran Dasar, Perusahaan didirikan dengan maksud menyelenggarakan usaha di bidang panas bumi dari sisi hulu dan/atau sisi hilir, baik di dalam maupun di luar negeri serta kegiatan usaha lain yang terkait atau menunjang kegiatan usaha di bidang panas bumi tersebut dengan menerapkan prinsip-prinsip perseroan.

Struktur Grup Perusahaan

PT Pertamina Geothermal Energy merupakan salah satu anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang memiliki hubungan bisnis dengan sesama anak perusahaan di lingkungan PT Pertamina (Persero). Dalam rangka pengembangan usaha panas bumi secara berkelanjutan, PT Pertamina Geothermal Energy telah mendirikan 2 (dua) Entitas Anak yaitu:

  1. PT Pertamina Geothermal Energy Lawu pada 9 Mei 2016
  2. PT Geothermal Energi Seulawah pada 31 Juli 2017.

Selain itu, PT Pertamina Geothermal Energy juga melakukan hubungan dan transaksi dengan sejumlah Entitas Asosiasi, yang pemegang saham mayoritas dari Entitas Asosiasi tersebut adalah PT Pertamina Hulu Energi.

  • PT Geothermal Energi Seulawah
  • PT Pertamina Geothermal Energy Lawu
  • Pertamina Power Indonesia
  • Pertamina Hulu Energi Ambalat Timur
  • Pertamina Hulu Energi Kampar
  • Pertamina Hulu Energi Skakemang
  • Pertamina Hulu Energi W. Madura Offshore
  • Pertamina Hulu Energi Tuban East Jawa
  • Pertamina Hulu Energi Tomori Sulawesi
  • Pertamina Hulu Energi Tengah K
  • Pertamina Hulu Energi Simenggaris
  • Pertamina Hulu Energi Salawati
  • Pertamina Hulu Energi Salawati Basin
  • Pertamina Hulu Energi Rokan CPP
  • Pertamina Hulu Energi Raja Tempirai
  • Pertamina Hulu Energi Ogan Komering
  • Pertamina Hulu Energi Makassa Strait
  • Pertamina Hulu Energi Corriidor
  • Peratmina Hulu Energi South Jambi B
  • Pertamina Hulu Energi NSO
  • Pertamina Hulu Energi Jambi Merang
  • Pertamina Hulu Energi Karama
  • Pertamina Hulu Energi Kakap
  • Pertamina Hulu Energi Jabung
  • Pertamina Hulu Energi Gebang N. Sumatera
  • Pertamina Hulu Energi Donggala

Skema Pemanfaatan Panas Bumi

Pemanfaatan langsung energi panas bumi, adalah pemanfaatan energi panas bumi secara langsung tanpa perlu diikuti konversi energi. Pemanfaatan tersebut dapat berupa pemanas ruangan, pendingin ruangan, kolam pemandian air panas, pembibitan ikan, perkebunan, pemanas gula aren, serta pengeringan kopi, kopra, cabe dan kayu.

Pemanfaatan langsung energi panas bumi sangat bermanfaat bagi pariwisata, industri, perkebunan, rumah sakit, dan gedung perkantoran. Pemanfaatan ini juga dapat dilakukan dari air hasil pemisahan fluida 2 fasa di separator atau air/brine, yang dikenal sebagai cascading system.

Pemanfaatan langsung energi panas bumi, adalah pemanfaatan energi panas bumi secara langsung tanpa perlu diikuti konversi energi. Pemanfaatan tersebut dapat berupa pemanas ruangan, pendingin ruangan, kolam pemandian air panas, pembibitan ikan, perkebunan, pemanas gula aren, serta pengeringan kopi, kopra, cabe dan kayu.

Pemanfaatan langsung energi panas bumi sangat bermanfaat bagi pariwisata, industri, perkebunan, rumah sakit, dan gedung perkantoran. Pemanfaatan ini juga dapat dilakukan dari air hasil pemisahan fluida 2 fasa di separator atau air/brine, yang dikenal sebagai cascading system.

Pemanfaatan tidak langsung energi panas bumi adalah kegiatan pengusahaan pemanfaatan panas bumi dengan melalui proses pengubahan energi panas suatu fluida panas bumi menjadi energi kinetik yang kemudian dikonversi menjadi energi listrik. Fluida panas bumi yang dikeluarkan ke permukaan bumi itu sendiri dapat berupa uap seluruhnya ataupun berupa uap 2 fasa, yaitu campuran antara uap dan air.

Hal tersebut berkaitan dengan sistem panas bumi yang ada di masing-masing lapangan, yaitu sistem dominasi uap dan dominasi air. Pemanfaatan energi panas bumi menjadi listrik pada lapangan dengan sistem dominasi air dilakukan melalui proses flashing dimana pada umumnya menggunakan teknologi single flash. Fluida 2 fasa yang mengalir melalui sumur produksi dengan tekanan besar, dialirkan ke separator untuk memisahkan uap dan brine. Uap dengan massa tertentu hasil pemisahan di separator disalurkan ke pembangkit melalui pipa, untuk menggerakan turbin dan generator sehingga menghasilkan listrik.

Selanjutnya listrik yang dihasilkan di distribusikan ke konsumen. Sementara brine hasil pemisahan di separator diinjeksikan kembali ke dalam bumi melalui sumur re-injeksi yang letaknya berada di luar boundary reservoir. Tujuannya agar tidak terjadi pendinginan reservoir yang pada akhirnya dapat mengakibatkan penurunan produksi.

Uap yang keluar dari turbin akan berubah fasa menjadi air kondensat, dan kemudian didinginkan di dalam kondensor dengan tekanan yang dijaga vakum. Dari kondensor, air kondensat tersebut dipompakan menuju cooling tower dan di tampung pada basin cooling tower. Dari basin tersebut, air kondensat diinjeksikan kembali ke dalam bumi melalui sumur re-injeksi. Saat ini pemanfaatan energi panas bumi lebih banyak untuk pemanfaatan tidak langsung yakni untuk kelistrikan.

Pemanfaatan tidak langsung energi panas bumi adalah kegiatan pengusahaan pemanfaatan panas bumi dengan melalui proses pengubahan energi panas suatu fluida panas bumi menjadi energi kinetik yang kemudian dikonversi menjadi energi listrik. Fluida panas bumi yang dikeluarkan ke permukaan bumi itu sendiri dapat berupa uap seluruhnya ataupun berupa uap 2 fasa, yaitu campuran antara uap dan air.

Hal tersebut berkaitan dengan sistem panas bumi yang ada di masing-masing lapangan, yaitu sistem dominasi uap dan dominasi air. Pemanfaatan energi panas bumi menjadi listrik pada lapangan dengan sistem dominasi air dilakukan melalui proses flashing dimana pada umumnya menggunakan teknologi single flash. Fluida 2 fasa yang mengalir melalui sumur produksi dengan tekanan besar, dialirkan ke separator untuk memisahkan uap dan brine. Uap dengan massa tertentu hasil pemisahan di separator disalurkan ke pembangkit melalui pipa, untuk menggerakan turbin dan generator sehingga menghasilkan listrik.

Selanjutnya listrik yang dihasilkan di distribusikan ke konsumen. Sementara brine hasil pemisahan di separator diinjeksikan kembali ke dalam bumi melalui sumur re-injeksi yang letaknya berada di luar boundary reservoir. Tujuannya agar tidak terjadi pendinginan reservoir yang pada akhirnya dapat mengakibatkan penurunan produksi.

Uap yang keluar dari turbin akan berubah fasa menjadi air kondensat, dan kemudian didinginkan di dalam kondensor dengan tekanan yang dijaga vakum. Dari kondensor, air kondensat tersebut dipompakan menuju cooling tower dan di tampung pada basin cooling tower. Dari basin tersebut, air kondensat diinjeksikan kembali ke dalam bumi melalui sumur re-injeksi. Saat ini pemanfaatan energi panas bumi lebih banyak untuk pemanfaatan tidak langsung yakni untuk kelistrikan.

Sinergi Operasi

PT Pertamina Geothermal Energy Perusahaan memiliki kerjasama dengan PT Pertamina (Persero), Anak Perusahaan dan afiliasi PT Pertamina (Persero), sebagaimana diuraikan dalam tabel berikut:

Nama Perusahaan
Bentuk Sinergi
PT Pertamina (Persero)
Penyediaan BBM untuk kegiatan operasional di proyek dan area. Pengadaan jasa IT, dan Tenaga ahli.

PT Pertamina Drilling Service Indonesia
Kesepakatan bersama jasa pemboran dan/atau jasa pendukung lainnya untuk sumur-sumur panas bumi di seluruh proyek geothermal
PT Pertamina Lubricants Kontrak pengadaan pelumas untuk keperluan seluruh proyek dan area
PT Pertamina Retail Kerjasama pengisian BBM kendaraan opearasional
PT Pertamina Training & Consuilting Pengadaan training, pegadaan konsultan perorangan, dan pengadaan pekarya/outsourching.
PT Patra Jasa Penyedia jasa akomodasi (hotel)
PT Pertamina Dana Ventura Pembiayaan kepemilikan/renovasi rumah dengan agunan dan pinjaman tanpa agunan dengan bunga ditanggung perusahaan dalam program CHOP (Car & Home Ownership Program).
PKPP (Pembiayaan Kesejahteraan Pekerja Pertamina)
PT Pertamina Bina Medika Pengadaaan layanan kesehatan, medical check up, medical evacuation bagi seluruh pekerja dan klinik on site untuk seluruh area dan proyek.
PT Tugu Pratama Indonesia Asuransi Directors and Officers (D&O) Liability, properti dan cost of well controll
PT Mitra Tour & Travel Penyediaan tiket dan akomodasi bagi pekerja
PT Prima Armada Raya Penyediaan kendaraan ringan penumpang untuk seluruh proyek